Saya ingin sharing tentang perjalanan ke Jogja-Bromo pada tahun lalu. Kami berangkat berenam menuju dan tentu saja pulang berenam, hehe. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi teman-teman yang ingin pergi ke Gunung Bromo dan sekitarnya.
05 September 2012
Stasiun Senen (Jakarta)
Kita memulai perjalanan pada malam hari, karena tiket yang tersisa cuma tiket kereta malam, dan ya memang perjalanan jarak jauh lebih enak dilakukan malam hari. Dan yang seharusnya tujuan pemberhentian Stasiun Probolinggo, kami harus transit di jogja karena tiket dari Jakarta – Probolinggo kehabisan. Jadi mau tak mau kita harus transit disana dan berharap dapat tiket kereta Jogja – Probolinggo.
Rombongan berkumpul pada jam 3 sore di Shelter Busway Departemen Pertanian untuk berangkat bersama menuju Stasiun Senen. Kondisi busway saat itu penuh, karena kita naik busway pada jam pulang kerja. Akhirnya sampai ke stasiun senen jam 7 malam dan kereta berangkat pukul 8 malam.
Ini foto di dalam kereta menuju jogja.
Pengeluaran Hari Pertama :
Tiket Busway : Rp 3.500,00
Tiket Kereta : Rp 35.000,00
Angkot : Rp 2.000,00
Jajan-jajanan : Rp 5.000,00
Total : Rp 45.500,00
06 September 2012
Stasiun Lempuyangan (Yogyakarta)
Sampai lempuyangan sekitar jam 6 pagi, kita langsung turun kereta dan keluar untuk cari sarapan. Istirahat sebentar lalu balik lagi ke loket stasiun untuk beli tiket Jogjakarta – Probolinggo. Ternyata tiket untuk hari yang sama habis, jadi kita memesan tiket kereta yang berangkat besoknya. Mau tak mau kita harus mencari penginapan untuk tidur dan istirahat, maklum di kereta ga bisa tidur nyenyak, hehehe.
Akhirnya kita dapat penginapan murah yang nyaman untuk istirahat, dengan harga Rp 120.000,00 dan kamar itu cukup untuk 6 orang. Kita semua patungan masing-masing Rp 20.000,00 untuk bayar penginapan. Penginapan ini lokasinya terletak tepat dibelakang Jalan Malioboro, lokasi yang tepat untuk bersantai dan berjalan-jalan hehehe.
Siangnya jalan-jalan sebentar keliling malioboro dan makan siang, lalu kembali beristirahat sampai malam. Malamnya, kita mencari makan malam disekitar malioboro, lalu langsung jalan kaki menuju alun-alun utara. Situasi Maliboro pada malam hari padat terkendali. Banyak pedagang-pedagang yang masih buka sampai malam dan ada pengamen yang rame-rame main musik di sini.
Foto pada hari kedua.
Pengeluaran Hari Kedua :
Tiket Kereta Probolinggo : Rp 28.000,00
Angkot : Rp 5.000,00
Jajan-jajanan : Rp 5.000,00
Makan Siang : Rp 10.000,00
Makan Malam : Rp 10.000,00
Total : Rp 58.000,00
07 September 2012
Menuju Bromo (Stasiun Lempuyangan – Stasiun Probolinggo – Terminal Probolinggo – Gunung Bromo)
Berangkat dari stasiun lempuyangan jam setengah 7 pagi dengan kereta Sri Tanjung menuju Probolinggo. Estimasi perjalanan dari Jogja – Probolinggo adalah 10 Jam. Jadi, kira-kira sampai Probolinggo jam 4 sore. Suasana kereta ramai, banyak pengamen dan pedagang asongan. Namanya juga kereta ekonomi, hehehe.
Sampai stasiun langsung keluar dan jangan menghiraukan para calo di depan stasiun. Kita langsung naik angkot menuju terminal Probolinggo untuk naik mobil angkutan yang langsung menuju gunung bromo. Jenis mobilnya minibus.
Perjalanan dari terminal menuju penginapan disekitar gunung bromo adalah 1 jam setengah. Kita melihat keindahan daerah pegunungan dan pohon-pohon cemara khas pegunungan.
Sesampainya disana, kondektur angkutan ini menawarkan penginapan dan jeep untuk naik ke daerah bromo. Karena kami masih belum mendapatkan penginapan, kami bertanya perihal harga dan semacamnya. Lalu ketika harga disepakati, kita membayar dan beristirahat sampai jam 3 pagi untuk nantinya melihat pemandangan matahari terbit di puncak penanjakan.
Pengeluaran Hari Ketiga :
Angkutan Menuju Bromo : Rp 25.000,00
Angkot Menuju Terminal : Rp 3.000,00
Makan Siang : Rp 10.000,00
Makan Malam : Rp 5.000,00
Penginapan & Jeep : Rp 121.500,00
Total : Rp 164,500,00
08 September 2012
Menikmati Bromo dan Kembali ke Jogja
Kami dibangunkan jam 3 pagi untuk segera bersiap-siap pergi melihat matahari terbit di puncak penanjakan. Dan sebuah jeep telah disiapkan untuk kami berangkat keatas. Yeaay !
Pemandangan yang indah tak tertandingi ketika kita melihat matahari terbit perlahan-lahan dari atas puncak penanjakan. Keindahan itu meliputi cerahnya langit pagi hari dan hamparan pegunungan yang menghiasi keindahan landscape. Sungguh menakjubkan. Kami bersyukur datang kesini dalam kondisi cerah tak berawan, jadi keindahan pemandangan yang ada pun maksimal.
Setelah puas melihat pemandangan matahari terbit dari puncak penanjakan, kami dibawa lagi oleh supir jeep menuju gunung bromo. Gunung yang berada di hamparan pasir yang luas. Sejauh mata memandang, hanya terlihat hamparan pasir dan bukit-bukit yang indah. Saat itu, ada ritual yang dilakukan oleh masyarakat sekitar di kawah bromo, kata mereka ini adalah ritual jika ada seseorang ingin menikah.
Sesudah menikmati bromo, kami kembali turun ke penginapan dan segera bersiap-siap untuk menuju terminal dan kembali ke jogja. Jam menunjukkan pukul 11.00 dan kami telah siap untuk turun. Kami pulang ke Jogja naik travel yang telah dipesan oleh kondektur angkutan kemarin. Sebab kalo naik bus terlalu lama sampai ke jogja. Terima kasih mas kondektur.
Pengeluaran Hari Keempat :
Travel Menuju Jogja : Rp 80.000,00
Angkutan Menuju Probolinggo : Rp 25.000,00
Makan Siang : Rp 15.000,00
Makan Malam : Rp 10.000,00 Total : Rp 130,000,00
09 September 2012
Perjalanan Pulang Jogja – Jakarta (Penginapan – Bandara ADISUTJIPTO)
Semalam kita sampai di Jogja jam 12 malam, kita mencari makan malam dan kembali ke penginapan sebelumnya, kita sudah memesan sebelumnya, jadi ga repot cari penginapan lagi. Setelah sampai ke penginapan, kita bercengkrama, mengevaluasi apa saja yang telah kita jalani dan merekapitulasi uang yang telah keluar. Lalu pergi tidur untuk beristirahat sampai pagi karena lelahnya perjalanan 13 jam dari Probolinggo menuju Jogja.
Kami bangun pagi-pagi untuk menyempatkan diri menikmati sarapan khas jogja, nasi gudeg. Lalu setelah sarapan kami segera bersiap-siap dan packing untuk pulang ke Jakarta. Kita naik Trans Jogja menuju Bandara Udara Adi Sutjipto. Kami membayar airport tax, menukarkan tiket lalu menunggu pesawat tiba dan pulang ke Jakarta.
Foto pada hari kelima.
Pengeluaran Hari Keempat :
Sarapan Gudeg : Rp 5.000,00
TransJogja : Rp 3.500,00
Airport Tax : Rp 25.000,00
Bus Damri : Rp 20.000.00
Total : Rp 53,500,00
Total Pengeluaran :
Total Hari Pertama : Rp 45,500,00
Total Hari Kedua : Rp 58,000,00
Total Hari Ketiga : Rp 164,500,00
Total Hari Keempat : Rp 130,000,00
Total Hari Kelima : Rp 53,500,00
Total : Rp 451.000,00