CUPCAKE GRESIK

Tuesday, 27 November 2012

Windows 8

Windows 8 merupakan sebuah sistem operasi baru yang dirilis oleh Microsoft bulan Oktober lalu. Sebuah inovasi yang dapat dibilang cukup signifikan dengan pendahulunya, yaitu windows 7. Microsoft Windows 8 ini sudah muncul sejak akhir Februari sebagai Consumer Preview, Beta Version pada build 8250 yang sehari setelahnya telah mendapatkan jutaan orang yang telah mendownload Beta Version dari Windows 8 tersebut. Hal ini dimaksudkan agar para calon pengguna dapat merasakan dan mengetahui apa kelebihan dan kekurangan dari Windows 8.

Seperti yang telah pengguna OS Windows ketahui, sejak Windows 95 hingga Windows 7, tombol start menu selalu terdapat pada taskbar, tapi tidak pada Windows 8. Hal ini lah yang membuat Windows 8 tampil berbeda dan unik. Pada Windows 8, Start Menu langsung muncul ketika system start up dan menampilkan menu-menu baru yang tidak ada pada Microsoft Windows pendahulunya. Dengan user interface yang bernama Metro, hal ini justru membuatnya menarik dan memudahkan penggunaan bagi para pengguna. Karena memang pada dasarnya, Windows 8 ditujukan untuk digunakan pada tablet dan mobile phone.

Windows 8 pun memunculkan beberapa fitur terbaru dan meng-upgrade fitur lama yang telah ada menjadi lebih baru dan memukau, yaitu :

1. User Interface Baru dan Menarik
User interface Windows 8 yang dapat dibilang berbeda dari para pendahulunya ini dapat dikatakan sebuah perubahan besar. Kemudahan untuk digunakan, keindahan yang memukau dan keunikan tersendiri yang disajikan oleh Windows 8 ini disebut Metro.

2. Optimalisasi Untuk Touch-Screen Mobile dan Tablet PC
Dengan interface barunya yang disebut Metro, Windows 8 memang sangat cocok dan sepertinya memang diciptakan untuk digunakan pada Windows Phone dan Tablet PC.

3. Windows Store
Windows 8 menyediakan Windows Store, yang digunakan untuk men-download applikasi untuk Windows 8. Seperti iStore untuk Apple dan Play Store untuk Android.

4. Waktu Boot yang Singkat
Hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 detik untuk booting pada Windows 8. Cepat kan ?

5. Keamanan yang Lebih Baik
Fitur Windows Defender ditingkatkan pada Windows 8, sehingga dapat Windows 8 dapat dikatakan lebih baik untuk mengamankan dari serangan cyber.

6. Windows 8 tidak membutuhkan spesifikasi yang terlalu besar
Tidak perlu upgrade PC, tidak perlu mengganti prosesor dan menambah RAM serta VGAmu untuk menggunakan windows 8. Karena spesifikasi Windows 8 tidak terlalu jauh dengan Windows 7. Windows 8 kuat kok untuk di Install pada netbook, ga percaya ? Coba saja :D

7. Internet Explorer 10
Web Browser ini dijanjikan oleh Microsoft membawa perubahan besar dari IE terdahulu, dan dikatakan akan menjadi web browser yang ramah untuk digunakan pada layar sentuh.




Tampilan Start Menu

Tampilan Control Panel


Ini hanya sedikit penjelasan tentang Windows 8, jika pembaca ingin tahu lebih lanjut apa saja kelebihan-kelebihan lain yang tentu saja memukau dari Windows 8, silakan coba sendiri ya. :D

Regards,
Galih Arghubi

sumber :
http://merahitam.com/kelebihan-fitur-windows-8.html
http://tekno.kompas.com/read/2012/10/30/17441883/mengupas.fitur.baru.di.windows.phone.8
http://en.wikipedia.org/wiki/Windows_8

Friday, 26 October 2012

Komisi Pemberantasan Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi, atau disingkat menjadi KPK, adalah komisi di Indonesia yang dibentuk pada tahun 2003 untuk mengatasi, menanggulangi dan memberantas korupsi di Indonesia. Komisi ini didirikan berdasarkan kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 mengenai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pada periode 2006-2011 KPK dipimpin bersama oleh 4 orang wakil ketuanya, yakni Chandra Marta Hamzah, Bibit Samad Rianto, Mochammad Jasin, dan Hayono Umar, setelah Perpu Plt. KPK ditolak oleh DPR. Pada 25 November 2010, M. Busyro Muqoddas terpilih menjadi ketua KPK setelah melalui proses pemungutan suara oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Dilanjutkan lagi oleh Abraham Samad sejak 2011.

Fungsi dan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi mempunyai tugas:

  1.  Koordinasi dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
  2.  Supervisi terhadap instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
  3.  Melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi;
  4.  Melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi; dan
  5.  Melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara.

Dalam melaksanakan tugas koordinasi, Komisi Pemberantasan Korupsi berwenang :

  1.  Mengkoordinasikan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi;
  2.  Menetapkan sistem pelaporan dalam kegiatan pemberantasan tindak pidana korupsi;
  3.  Meminta informasi tentang kegiatan pemberantasan tindak pidana korupsi kepada instansi yang terkait;
  4.  Melaksanakan dengar pendapat atau pertemuan dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
  5.  Meminta laporan instansi terkait mengenai pencegahan tindak pidana korupsi.


Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Komisi_Pemberantasan_Korupsi

Thursday, 25 October 2012

Outsourcing

     Sistem Outsourcing merupakan sistem tenaga kerja yang berbasis kontrak yang disediakan oleh beberapa perusahaan penyedia tenaga kerja. Menurut Undang Undang No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, Outsourcing (Alih Daya) dikenal sebagai penyediaan jasa tenaga kerja seperti yang diatur pada pasal 64, 65 dan 66. Dalam dunia Psikologi Industri, tercatat karyawan outsourcing adalah karyawan kontrak yang dipasok dari sebuah perusahaan penyedia jasa tenaga outsourcing. Hal ini sesungguhnya sangat menguntungkan perusahaan yang menggunakan jasa outsourcing, karena perusahaan tidak perlu repot mengurusi fasilitas, tunjangan hingga asuransi kesehatan. Karena perusahaan outsourcinglah yang akan langsung mengurus hal-hal tersebut.

     Meski Outsourcing menguntungkan perusahaan, namun sistem ini justru merugikan karyawan outsourcingnya. Tak adanya jenjang karir, gaji yang terpotong oleh perusahaan induknya. Prosentase pemotongan gaji ini bisa mencapai 30% tergantung peraturan perusahaan dan perjanjian antara kedua belah pihak, yaitu perusahaan outsourcing dan karyawan. Tapi tidak semua karyawan mengetahui berapakah prosentase gaji yang dipotong oleh perusahaan tersebut.

     Sistem perekrutan outsourcing pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan sistem perekrutan perusahaan pada umumnya. Hanya saja pada perusahaan outsourcing, karyawan yang direkrut oleh perusahaan penyedia jasa tenaga kerja yang setelah itu akan ditawarkan bukan direkrut langsung oleh perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Dalam sistem ini, biasanya perusahaan outsourcing akan membayar terlebih dahulu kepada karyawan, yang selanjutnya perusahaan outsourcing akan menagih kepada perusahaan yang bersangkutan.

Pada sistem outsourcing, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu :

Jangka Waktu Perjanjian
     Pastikan perjanjian sesuai dengan masa kerja yang waktu yang ditentukan. Biasanya, perjanjian kerja antara karyawan dengan perusahaan penyedia jasa akan disesuaikan dengan perjanjian yang tertulis dalam kontrak antara perusahaan penyedia jasa dan perusahaan kliennya. Hal ini dilakukan jika suatu ketika perusahaan klien ingin memutuskan kerjasama, maka pada waktu yang bersamaan, akan berakhir pula kontrak kerja karyawan dengan perusahaan outsourcing.

Jam Kerja
     Jam kerja seharusnya terdiri dari waktu memulainya kegiatan kerja dan berakhirnya kegiatan kerja serta waktu istirahat.

Gaji dan Tunjangan
     Jumlah yang akan diterima serta waktu pembayaran sesuai dengan yang disepakati, tidak lagi dipotong oleh penyedia jasa outsourcing.

Posisi dan Tugas
     Pastikan posisi dan job desk yang akan dilakukan, serta tanggung jawab yang akan dipegang selama bekerja pada perusahaan tersebut.

Lokasi Kerja
     Pastikan bahwa penempatan di perusahaan klien sudah sesuai dengan kesepakatan antara karyawan dengan perusahaan penyedia jasa.

Sumber :
http://otto-x.blogspot.com/2012/04/pengertian-outsourcing.html
http://www.jmt.co.id/outsourcing/index.php?option=com_content&view=article&id=44&Itemid=7

Tuesday, 23 October 2012

Iphone 5 vs Samsung Galaxy S III

      Beberapa bulan terakhir, dua buah perusahaan besar elektronik mengeluarkan masing-masing satu buah smartphone unggulan yang dilansir oleh semua media sebagai masterpiece bagi perusahaan mereka. Apple mengeluarkan IPhone 5 dan Samsung mengeluarkan Samsung Galaxy SIII. Keduanya merupakan smartphone yang kini sedang digandrungi oleh para gadget freak di dunia. Beberapa sumber mengatakan kedua smartphone tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut akan saya paparkan spesifikasi masing-masing smartphone.

Prosesor
Apple dilengkapi prosesor Apple A6 yang merupakan pengembangan dari prosesor ARM Cortex-A9 yang dipakai oleh Samsung Galaxy S3. Prosesor Apple tersebut walau belum jelas spesifikasinya dipercaya berkekuatan 1,5 GHz dual-core. Galaxy S3 versi internasional menggunakan prosesor quad-core ARM Cortex-A9 1,4 GHz dengan pengolah grafis ARM Mali-400 MP. Tampaknya performa keduanya relatif berimbang. Namun Apple A6 milik iPhone 5 yang merupakan pengembangan prosesor Galaxy S3 nampaknya sedikit unggul.

RAM
Samsung Galaxy S3 membawa memori terbesar dengan 2GB RAM. Sayangnya unit memori RAM yang dibawa oleh Apple belum diketahui.

Layar
Layar Retina Display milik iPhone 5 berukuran 4 inchi 1136 x 640 pixel. Sedangkan Galaxy S3 membawa sebuah 4,8 inchi HD super AMOLED yang memiliki resolusi 1280 x 720 pixel.

Baterai
Samsung tampaknya menjadi pemenang pada bagian baterai. Galaxy S3 dilengkapi sebuah baterai 2.100 mAh sedangkan spesifikasi baterai iPhone 5 belum diketahui. Baterai Galaxy S3 diklaim memiliki waktu stand-by 790 jam, dan waktu bicara 11,8 jam. Lebih baik dari baterai iPhone 5 sendiri menawarkan waktu stand-by 225 jam dan waktu bicara 8 jam.

Penyimpanan data
Samsung tampaknya paling royal dalam urusan penyimpanan data. Galaxy S3 selain dilengkapi pilihan penyimpanan internal 16, 32 dan 64 GB juga menyediakan sebuah slot microSD untuk tambahan. iPhone memiliki pilihan penyimpanan 16, 32 dan 64 GB sama seperti Galaxy S3. Berbeda dengan Galaxy S3, iPhone 5 tidak menyediakan slot tambahan.

Selain beberapa faktor di atas, kedua smartphone memiliki kamera dengan sensor 8 MP. Selain itu keduanya juga dilengkapi koneksi 4G LTE.


Sumber :
http://www.merdeka.com/teknologi/komparasi-spek-iphone-5-vs-lumia-920-vs-galaxy-s3.html
http://linkinandroid.blogspot.com/2012/09/review-perbandingan-iphone-5-vs-lumia.html

Penyebab dan Solusi Tawuran Antar Pelajar

     Tawuran antar pelajar memang sudah tidak lagi menjadi hal yang jarang terjadi di kota-kota besar di Indonesia, terutama di Jakarta. Fenomena ini bisa terjadi karena banyak hal, dimulai dari hal sepele, hingga hal yang besar, yang notabenenya pantas untuk dijadikan bahan masalah yang sebenarnya. Masalah yang sering terjadi pada umumnya adalah tindakan vandalisme di fasilitas umum ataupun pribadi, saling meledek ketika di angkutan umum, perselisihan pendapat dan bahkan hanya sekadar iseng untuk mencari kesenangan semata.

     Apakah hal tersebut pantas untuk dijadikan kesenangan ? Menurut saya pribadi, tidak. Memang hal yang memacu adrenalin sangat menyenangkan untuk dinikmati, tapi banyak sekali hal yang harus dipertimbangkan jika ingin menikmati hal-hal yang 'berbahaya'. Kelogisannya, keuntungan dan kekurangannya, resikonya dan banyak hal lain yang seharusnya dipikirkan terlebih dahulu sebelum menikmati kesenangan yang memacu adrenalin.

     Banyak sekali yang bertanya apakah ada solusi untuk mengurangi bahkan meniadakan tawuran antar pelajar yang selama ini meresahkan warga sekitar dan orang tua siswa ? Banyak sekali solusi-solusi yang disebutkan pakar psikolog untuk mengurangi tawuran antar pelajar ini. Tapi apakah cara itu berhasil ? Sampai saat ini pun masih sering sekali terjadi tawuran antar pelajar. Dalam seminggu bisa saja terjadi tiga sampai empat kali tawuran antar pelajar di ibukota. Berikut adalah penyebab dan solusi tentang tawuran antar pelajar yang dipaparkan beberapa sumber yang saya dapat.

Perhatian Orangtua
     Mungkin ini adalah tindakan kecil yang sangat berdampak besar pada gejolak jiwa seorang anak. Kurangnya perhatian diberikan orangtua kepada anaknya seringkali membuat jiwa seorang anak terguncang, keinginan anak untuk mengekspresikan perasaannya menjadi melenceng. Hal tersebutlah yang menyebabkan konflik di dalam kejiwaan seorang anak. Berlebihnya perhatian orangtua juga dapat menyebabkan keinginan seorang anak untuk berontak, meskipun hal tersebut masih bergantung pada lingkungan main yang biasa disinggahi oleh sang anak. Maka untuk itu, peran orangtua sangatlah penting untuk mengurangi keinginan sang anak untuk berontak. Berikanlah kasih sayang dan perhatian yang disangka cukup untuk anak, berilah ia kebebasan untuk berekspresi tapi tetap berada dalam wawasan orangtua.

Pihak Sekolah
    Pihak sekolah pun seharusnya dapat menjadi peranan penting untuk mengurangi fenomena tawuran. Pihak sekolah berhak dan memiliki otoritas untuk memberikan hukuman dan tindakan kepada siswa yang melanggar tata tertib sekolah. Pihak sekolah pun seharusnya memberikan ketegasan kepada siswa yang melanggar aturan tentang tawuran. Bukan malah dibiarkan dan menganggap hal tersebut adalah sebuah tradisi.

Lingkungan Main
     Setiap pelajar memiliki prilaku yang berbeda, dan setiap prilaku yang terbentuk pada tiap-tiap pelajar merupakan cerminan dari lingkungan permainan yang biasanya dilakukan oleh pelajar tersebut. Pepatah mengatakan, 'karena nila setitik, rusak susu sebelanga', dari situ sudah terjelaskan bagaimana peranan lingkungan pertemanan seorang anak sangat berpengaruh bagi prilakunya. Usia muda adalah usia yang sangat rentan untuk tergoyahkan batinnya, seorang kawan memberikan usulan, maka sang anak akan melakukannya. Menjalin pertemanan kepada siapapun tidaklah dilarang, tapi setiap tindakan memiliki batasannya tersendiri.

Sumber :
http://ocehanburung.blogdetik.com/tag/solusi-tawuran/
http://www.tempo.co/read/news/2012/09/28/064432422/Said-Agil-Santri-Itu-Jauh-dari-Tawuran
http://www.tempo.co/read/news/2012/09/28/174432428/Psikolog-Traning-Solusi-Tawuran-SMA-6-dan-SMA-70

Monday, 12 March 2012

Ruang Lingkup Ekonomi

Pengertian Ekonomi

Ekonomi
merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos) yang berarti "peraturan, aturan, hukum". Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja

Macam - macam kebutuhan :


- Kebutuhan Manusia Berdasarkan Tingkat Kepentingan / Prioritas

1. Kebutuhan Primer.

Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang benar-benar amat sangat dibutuhkan orang dan sifatnya wajib untuk dipenuhi. Contohnya adalah seperti sembilan bahan makanan pokok sembako, rumah tempat tinggal, pakaian, dan lain sebagainya.

2. Kebutuhan Sekunder.

Kebutuhan sekunder adalah merupakan jenis kebutuhan yang diperlukan setelah semua kebutuhan pokok primer telah semuanya terpenuhi dengan baik. Kebutuhan sekunder sifatnya menunjang kebutuhan primer. Misalnya seperti makanan yang bergizi, pendidikan yang baik, pakaian yang baik, perumahan yang baik, dan sebagainya yang belum masuk dalam kategori mewah.

3. Kebutuhan Tersier / Mewah / Lux

Kebutuhan tersier adalah kebutuhan manusia yang sifatnya mewah, tidak sederhana dan berlebihan yang timbul setelah terpenuhinya kebutuhan primer dan kebutuhan skunder. Contohnya adalah mobil, antena parabola, pda phone, komputer laptop notebook, tv 50 inchi, jalan-jalan ke hawaii, apartemen, dan lain sebagainya.


- Kebutuhan Manusia Berdasarkan Sifat

1. Kebutuhan Jasmani / Kebutuhan Fisik

Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang berhubungan dengan badan lahiriah atau tubuh seseorang. Contohnya seperti makanan, minuman, pakaian, sandal, pisau cukur, tidur, buang air kecil dan besar, seks, dan lain sebagainya.

2. Kebutuhan Rohani / Kebutuhan Mental

Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang dibutuhkan seseorang untuk mendapatkan sesuatu bagi jiwanya secara kejiwaan. Contohnya seperti mendengarkan musik, siraman rohani, beribadah kepada Tuhan YME, bersosialisasi, pendidikan, rekreasi, hiburan, dan lain-lain.


- Kebutuhan Manusia Berdasarkan Waktu

1. Kebutuhan Sekarang

Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang benar-benar diperlukan pada saat ini secara mendesak. Contoh adalah kebelet pipis, makan karena sangat lapar, pengobatan akibat kecelakaan, dan lain sebagainya.

2. Kebutuhan Masa Depan

Kebutuhan masa depan adalah kebutuhan yang dapat ditunda serta dipenuhi di lain waktu di masa yang akan datang. Contoh yaitu pergi haji, pendidikan tinggi, pahala untuk bekal akherat, membeli mobil toyota yaris terbaru, dan lain sebagainya.


- Kebutuhan Manusia Berdasarkan Subjek / Subyek Penggunanya

1. Kebutuhan Individual / Individu / Pribadi

Kebutuhan individu adalah jenis kebutuhan yang dibutuhkan oleh orang perseorangan secara pribadi. Contohnya adalah sikat gigi, menuntut ilmu, sholat lima waktu, makan, dan banyak lagi contoh lainnya.

2. Kebutuhan Sosial / Kolektif

Kebutuhan sosial adalah kebutuhan akan berbagai barang dan jasa yang digunakan untuk memuaskan kebutuhan sosial suatu kelompok masyarakat. Contohnya adalah jalan umum, penerangan tempat umum, berserikat mengeluarkan pendapat, berbisnis, berorganisasi, dan lain-lain.

Faktor Yang Mempengaruhi Kebutuhan

Banyak faktor yang mempengaruhi kebutuhan antara lain: Keadaan Alam perbedaan ini mempengaruhi kebutuhan individunya seperti masyarakat yang tinggal didaerah kutub atau daerah yang cenderung dingin sangat membutuhkan sekali mantel/jaket/kayu bakar dll dan ini berbeda dengan mereka yang tinggal didaerah panas.

Tingkat Peradaban semakin tinggi peradaban manusia semakin tinggi pula pola hidupnya, coba kita amati kehidupan masyarakat primitif dan masyarakat modern.

Adat Istiadat dan tradisi masyarakat berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakatnya, missal tradisi upacara perkawinan, tradisi mudik lebaran dll yang semua ini menyebabkan beraneka ragamnya kebutuhan.

Pendapatan merupakan faktor yang mendasar untuk mempengaruhi kehidupan seseorang dimana semakin tinggi pendapatan akan semakin banyak pula kebutuhan. Kebijakan pemerintah dll.


Kelangkaan.

Kelangkaan alat pemuas kebutuhan disebabkan oleh :

a. Terbatasnya persediaan sumber alam

b. Terbatasnya kemampuan manusia untuk mengolah

c. Keserakahan manusia untuk memenuhi kebutuhannya

d. Meningkatnya kebutuhan manusia yang semakin tinggi dibanding dengan kemampuan manusia untuk menghasilkan atau ditemukannya sumber-sumber baru.

Sumber :
- http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi
- http://organisasi.org/kebutuhan_hidup_ekonomi_manusia_kebutuhan_primer_sekunder_tersier_jasmani_rohani_sekarang_masa_depan_pribadi_dan_sosial
- http://www.peutuah.com/pengertian-kelangkaan-menurut-ilmu-ekonomi/

Saturday, 19 February 2011

Hubungan Individu dan Masyarakat

Pengertian

Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Dalam ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil.

Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut.

Dari pengertian diatas sangat jelas keterkaitan antara individu dan masyarakat sangatlah jelas, ya itu individu adalah bagian terkecil dan pembentuk masyarakat serta masyarakat ialah hasil dari interaksi antara individu yang ada didalamnya

Penduduk Indonesia sebagai masyarakat dapat dijelaskan sebagai berikut:


1. Penduduk yang berpikir tentang dirinya sendiri sebagai suatu kelompok yang berbeda dengan kelompok penduduk pada suatu masyarakat lain seperti penduduk Singapura, kelompok Jawa, Sunda, Banjar, Maluku, Sasak merupakan kelompok bagian dari penduduk Indonesia.

2. Penduduk Indonesia ini secara relatif mencukupi kebutuhan diri sendiri sebagai suatu kelompok yaitu mencukupi kehidupannya dalam masyarakatnya terutama dengan bercocok tanam yang ditopang dengan perindustrian.

3. Penduduk Indonesia telah ada sebagai kelompok sosial yang diakui pada periode waktu yang lama sampai sekarang, yaitu sejak Indonesia Merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

4. Mereka hidup dan bekerja dalam beribu-ribu pulau besar dan kecil yang terletak di daerah geografis antara Samudera India dan Samudra Pasifik antara benua Asia dan Australia.

5. Pengarahan anggota dari masyarakat Indonesia ini melalui unit-unit keluarga yang kecil seperti kelompok-kelompok etnik dan keluarga merupakan kelompok yang terkecil.

6. Sosialisasi anak-anak melalui sekolah terutama pada anak-anak umur empat atau lima tahun sampai 18 tahun baik melalui sekolah negeri maupun swasta baik melalui pendidikan formal maupun pendidikan non-formal.

7. Masyarakat Indonesia ini mengikat anggota-anggotanya melalui sistem yang digeneralisasikan dan suatu kekerabatan. Sistem ini didasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi, dalam kehidupan sosial politik, kehidupan ekonomi dan lapangan kehidupan yang lain. Ikatan yang paling kuat adalah adanya satu pandangan hidup bangsa Indonesia yaitu Pancasila dan dasar hukum nasional yang satu yaitu UUD 1945.

Hubungan individu dan masyarakat

Secara umum :

Hubungan antara individu dan masyarakat telah.banyak disoroti oleh para ahli baik para filsuf maupun para ilmuan sosial. Berbagai pandangan itu pada dasarnya dapat dikelompokkan kedalam tiga pendapat yaitu pendapat yang menyatakan bahwa :

1. Masyarakat yang menentukan individu
2. Individu yang menentuk masyarakat
3. Individu dan masyarakat saling menentukan.

Pandangan yang pertama terhadap hubungan antara masyarakat dan individu didasarkan bahwa masyarakat itu mempunyai suatu realitas tersendi
ri. Masyarakat yang penting dan Individu itu hidup untuk masyarakat. Pandangan ini berakar pada realisme yaitu suatu aliran filsafat yang mengatakan bahwa konsep-konsep umum seperti manusia binatang, pohon, keadaan, keindahan dan sebagainya itu mewakili realita luar diri yang memikirkan mereka. Jadi di luar manusia yang sedang berpikir ada suatu realitas tertentu yang bersifat umum. Oleh karena itu berlaku secara umum dan tidak terikat oleh yang satu persatu. Jika mengatakan manusia itu makhluk jasmani dan rohani, maka kita membicarakan setiap manusia terlepas dan manusia yang manapun dan di manapun. Konsekuensi dari pendapat itu maka masyarakat itu merupakan suatu realitas. Masyarakat memiliki realitas tersendiri dan tidak terikat oleh unsur yang lain dan yang berlaku umum. Masyarakat yang dipindahkan oleh seseorang itu berada di luar orang yang berpikir tentang masyarakat itu sendiri. Sebelum individu ada masyarakat yang dipikirkan itu telah ada. Oleh karena itu masyarakat itu tidak terikat pada individu yang memikirkannya.

Secara Keseluruhan :

Masyarakat dilihat suatu kesatuan di mana dalam bentuk dan arahnya tidak tergantung pada inisiatif bebas anggotanya, melainkan pada proses spontan otomatis perkembangan akal budi manusia. Akal budi dan cara orang berpikir berkembang dengan sendirinya. Prosesnya berlangsung secara bertahap, merupakan proses alam yang tak terelakkan dan tak terhentikan. Perkembangan ini dikuasal Oleh hukum universal yang berlaku bagi semua orang di manapun dan kapanpun Dan pandangan Comte in dapat diketahui bahwa umat manusia itu dipandang sebagai suatu keseluruhan, individu merupakan bagian-bagian yang hidup untuk kepentingan keseluruhan.

Pandangan organisme terhadap hubungan antara individu dan masyarakat. Organisme suatu aliran yang berpendapat bahwa masyarakat itu berevolusi atau berkembang berdasarkan suatu pninsip intrinsik di dalani dirinya sama seperti halnya dengan tiap-tiap organisme atau makhluk hidup. Prinsip perkembangan ini berperan dengan lepas bebas dari kesadaran dan kemauan anggota masyarakat.

Secara Konsep Organisme :


Pandangan hubungan antara individu dan masyarakat sesuai dengan konsep organisme muncul dari Herbart Spencer (1985) diringkas oleh Margaret H Poloma (1979) sebagai berikut:

1. Masyarakat maupun organisme hidup sama-sama mengalami pertumbuhan.

2. Disebabkan oleh pertambahan dalam ukurannya, maka struktur tubuh sosial (social body) maupun tubuh organisme hidup (living body) itu mengalami pertambahan pula, dimana semakin besar suatu struktur sosial maka semakin banyak pula bagian-bagiannya, seperti halnya dengan sistem biologis yang menjadi semakin kompleks sementara ia tumbuh menjadi semakin besar Binatang yang lebih kecil, misalnya cacing tanah, hanya sedikit memiliki bagian-bagian yang dapat dibedakan bila dibanding dengan makhluk yang lebih sempurna, misalnya manusia.

3. Tiap bagian yang tumbuh di dalam tubuh organissme biologis maupun organisme sosial memiliki fungsi dan tujuan tertentu: “mereka tumbuh menjadi organ yang berbeda dengan tugas yang berbeda pula”. Pada manusia, hati memiliki struktur dan fungsi yang berbeda dengan paru-paru; demikian juga dengan keluarga sebagai struktur institusional memiliki tujuan yang berbeda dengan sistem politik atau alconomi.

4. Baik di dalam sistem organisme maupun sistem sosial, perubahan pada suatu bagian akan mengakibatkan perubahan pada bagian lain dan pada akhirnya di dalam sistem secara keseluruhan. Perubahan sistem politik dari suatu pemerintahan demokratis ke suatu pemerintahan totaliter akan mempengaruhi keluarga, pendidikan, agama dan sebagainya. Bagian-bagian itu saling berkaitan satu sama lain.

5. Bagian-bagian tersebut, walau saling berkaitan, merupakan suatu struktur-mikro yang dapat dipelajari secara terpisah. Demikianlah maka sistem peredaran atau sistem pembuangan merupakan pusat perhatian para spesialis biologi dan media, seperti halnya sistem politik atau sistern ekonomi merupakan sasaran pengkajian para ahli politik dan ekonomi.

Dari uraian tersebut di atas dapat diketahui bahwa menurut Spencer masyarakat dipandang sebagai organisme hidup yang alamiah dan deterministis (bebas). Semua gejala sosial diterangkan berdasarkan hukum alam. Hukum yang mengatur pertumbuhan fisik tubuh manusla juga mcngatur pertumbuhan sosial. Manusia sebagai individu tidak bebas dalam menentukan arah pertumbuhan masyarakat. Manusia sebagai individu justru ditentukan oleh masyarakat dalam pertumbuhannya. Masyarakat berdiri sendiri dan berkembang bebas dari kemauan dan tanggung ja anggotanya di bawah kuasa hukum alam.

Hubungan individu dan masyarakat di Indonesia

Hubungan individu dan masyarakat dalam Indonesia merdeka seperti yang dimaksud Prof. Supomo dapat diperhatikan dalam rumusan Proklamasi Kemerdekaan RI, Undang-Undang Dasar 1945 dan GBHN. Dalam Proklamasi dirumuskan: Kami bangsa Indonesia dengan mi menyatakan kemerdekaannya. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Atas nama bangsa Indonesia. Sukarno Hatta. (Nugroho Notosusanto, 1983, p. 17). Penggunaan kata kami dan atas nama bangsa Indonesia menunjukkan bahwa negara yang dikemer dekaan itu untuk semua warga bangsa Indonesia, bukan untuk Sukarno maupun Hatta. Hal ini berarti bahwa kemerdekaan untuk seluruh bangsa Indonesia diperjuangkan oleh masing-masing warga bangsa Indonesia. Jadi individu dan masyarakat terinntegrasi untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemederkaan Indonesia. Dalam Pembukaan UUD 1945 alinea pertama dinyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Pada alinea kedua dinyatakan bahwa perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah mengantarkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Pada alinea yang ketiga atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorong oleh keinginan yang luhur supaya berkebangsaan yang bebas maka rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Pada alinea keempat dinyatakan bahwa pemerintahan negara Indonesia yang dibentuk adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dari kenyataan ini dapat disimpulkan bahwa kepentingan yang diperjuangkan adalah masyarakat secara keseluruhan dan individu-individu sebagai warga bangsa secara perseorangan.

Perhatian terhadap masyarakat dan individu dapat dijumpai pada pasal-pasal dalam UUD 1945 seperti pasal 30 yang mengatur hak dan kewajiban warga negara untuk membela negara, pasal 31 yang mengatur hak dan kewajiban tentang pengajaran bagi tiap-tiap warga negara dan pemerintah, pasal 33 yang mengatur tentang
:

1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan
2. Cabang cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara
3. Bumi dan air dan kekayaan-kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besamya kemakmuran rakyat,

Pasal 34 menyatakan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Dalam pasal 27 dijelaskan bahwa setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu tidak ada kecualinya. Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Pasal 28 menyatakan tiap-tiap warga negara mempunyai kemerdekaan berserikat, berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan sebagaimana ditetapkan dalam Undang-undang. Pasal 29 negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Pada pasal 1 dijelaskan bahwa Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk Republik dan kedaulatan di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR. Jika pasal demi pasal tersebut di atas diperhatikan maka jelas bahwa individu dan masyarakat diberi kewajiban dan hak dalam mengejar kehidupan yang bahagia sejahtera.

Contoh hubungan individu dan masyarakat

Peran individu dalam masyarakat dimanapun individu tingal dan berinteraksi maka akan terjadi hubungan. Contoh kecilnya saja, individu yang tingal disebuah perumahan makan akan ada gotong royong. Gotong royong dalam masyarakat dibutuhkan kerjasama antar individu untuk tercapainya hal yang diinginkan biasanya untuk bersih – bersih. Dan banyak contoh – contoh lain hubungan individu dan masyarakat atau peran individu dalam masyarakat.

Kesimpulan hubungan individu dan masyarakat

Hubungan individu-masyarakat yaitu bahwa hidup bermasyarakat adalah ciptaan dan usaha manusia sendiri. Manusia berkeluarga, ia berkelompok. Selalu membuat sesuatu dan berbuat. Keluarga, kelompok, masyarakat dan negara tidak merupakan kesatuan-kesatuan yang berdiri di luar. Mereka ada usaha manusia, yangterus dipertahankan, dipelihara, ditunjang, atau apabila perlu-diubahkan atau diganti oleh manusia. Mereka adalah bagian hidupnya. Mereka adalah bentuk perilaku yang tergantung dari dia. Hidup bermasyarakat yang diusahakan dan diciptakan sendiri,bertujuan untuk memungkinkan perkembangannya sebagai manusia. Sebab tanpa masyarakat tidak ada hidup individual yang manusiawi. Jadi manusia sekaligusmembentuk dan dibentuk oleh hasil karyanya sendiri, yaitu masyarakat. Manusia tidak bebas dalam arti bahwa ia bebas memilih antara hidup sendiri atau hidup berbagai dengan orang lain. Ia harus hidup berbagai agar tidak hancur. Tetapi cara danbentuk hidup berbagai itu ditentukannya dengan bebas. Tidak ada satu polakebudayaan yang mutlak dan universal. Jadi ada relasi timbal balik antara individu. Disatu pihak individu ikut membentuk dan menegakkan masyarakat, dan iabertanggungjawab. Di lain pihak masyarakat menghidupi individu dan oleh karenanya bersifat mengikat bagi dia.

Sumber / referensi :